ProboNews

Ahli IT KPU: Salah Input Bukan Kecurangan, Tak Untungkan 01 atau 02

Jakarta, PROBO.ID-KPU menghadirkan ahli IT, Prof Marsudi Wahyu Kisworo, untuk menjelaskan Sistem Informasi Penghitungan (Situng) yang dipersoalkan oleh tim Prabowo-Sandi dalam sidang gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK).

Marsudi yang terlibat merancang Situng KPU, menjawab soal salah input angka dari C1 ke Situng KPU yang dianggap tim 02 sebagai kesengajaan dan seolah menguntungkan pasangan calon Jokowi-Ma’ruf. Namun, Marsudi membantah.

“Kalau melihat data (Situng) ini enggak ada karena polanya acak. Kecuali kalau tetap di satu provinsi. Tapi karena ini acak, kalau ditampilkan per TPS jauh lebih acak lagi. Jadi sangat acak sehingga kalau boleh beropini saya tidak bisa menduga ada kesengajaan, mungkin kesalahan manusiawi,” ucap Marsudi di gedung MK, Jakarta, Kamis (20/6).

Marsudi mengatakan salah input terjadi berupa penambahan untuk Jokowi maupun Prabowo, begitu juga ada suara mereka yang berkurang karena human eror petugas KPU yang menginput angka dari C1.

“Sangat sulit (data Situng direkayasa) karena pada Situng ini kan langsung input dari C1,” terang Marsudi.

Dia juga menegaskan bahwa Situng tidak dirancang untuk menghitung suara, tapi wadah transparansi agar masyarakat bisa melihat C1 dari seluruh TPS di Indonesia. Selain juga agar masyarakat bisa mengetahui lebih cepat hasil Pemilu.

Situng juga bukan sumber resmi KPU menetapkan hasil Pemilu karena apa pun yang terjadi pada Situng tak memengaruhi hasil.

“Kalau mau merekayasa (suara) bukan dari situ, tapi dari (rekap) berjenjang itu karena Situng enggak ada gunanya mau direkayasa,” tegasnya.


Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close